Mengisi kuliah tamu di Prodi Biologi FKIP Unismuh Makassar untuk berbicara tentang transformasi digital. Audiens adalah mahasiswa yang ingin memahami relevansi teknologi dalam bidang mereka, bukan hanya dalam konteks korporat.
Fokus pembicaraan adalah sederhana: bagaimana transformasi digital bukan hanya tentang tools, tetapi tentang perubahan cara berpikir dan beradaptasi. Saya coba jelaskan dengan contoh konkret dari pengalaman mengajar, melatih, dan mengembangkan produk kecil — agar terasa dekat dan praktis, bukan abstrak.
Yang berkesan adalah antusiasme mahasiswa untuk bertanya, terutama tentang bagaimana mereka bisa mulai belajar mandiri dan membangun keterampilan yang relevan. Percakapan seperti ini mengingatkan bahwa edukasi yang baik adalah tentang membuka pintu, bukan memberikan jawaban jadi.
