Saya diminta berbicara dalam seminar media pembelajaran yang diselenggarakan SMAN 13 Pangkep. Peserta adalah pendidik dari berbagai tingkat, yang tertarik memperdalam cara mengintegrasikan media ke dalam pembelajaran mereka.
Pembahasan berfokus pada prinsip dasar: media bukan sekadar alat hiburan, melainkan sarana untuk memperjelas konsep dan melibatkan siswa. Saya berbagi beberapa pendekatan praktis yang tidak memerlukan teknologi canggih—mulai dari pemanfaatan sumber daya lokal hingga cara sederhana mengorganisir materi visual.
Peserta cukup antusias bertanya dan berbagi pengalaman mereka sendiri. Itu yang paling berharga dari acara semacam ini: kesempatan untuk belajar dari praktik nyata di lapangan.
